Diet yang Mendzolimi

December 09, 2019




Ashanti akhir-akhir ini diberitakan mengidap penyakit Autoimun, bahkan demi mengetahui jenis penyakitnya ia sempat melakukan operasi.

Pada waktu belum lama ini ia mengunggah foto yang terlihat kurus dan menuliskan pengalaman dietnya yang sembarangan. Ia mengungkapkan "Kemungkinan, penyakit yang di deritanya saat ini merupakan imbas dari berpuluh tahun ia mengkonsumsi obat diet sembarangan yakni obat diet yang tanpa rekomendasi dari dokter".

Akhirnya saya bisa menuliskan kisah adik saya yang harus mengidap Myoma Uteri gara-gara diet yang sembarangan ini, pada tahun 2009 adik saya seorang guru yang masih lajang karena memiliki bobot yang bongsor namun tinggi badan tidak sepadan sehingga dia ingin terlihat ramping dengan rutin mengkonsumsi 'shake' yang terkenal itu, ditambah dengan berbagai teh pelangsing yang sembarangan, ada dua jenis minuman shake dengan brand yang terkenal serta harga selangit itu juga selalu ia konsumsi.

Namun malang pada pertengahan 2010 ia mengeluh sakit perut, pada awal-awal dianggap biasa saja namun saat check up ke Puskesmas dokter jaga curiga dan menyarankan untuk USG di dokter kandungan dengan berat hati ia periksa ke dokter kandungan dan hasilnya myom berukuran 10 cm telah bersarang di dalam rahimnya sehingga dokter tersebut langsung membuat surat rujukan untuk tindakan operasi. Ia sedih karena masih gadis dan harus operasi, dia mengurungkan operasi dengan syarat  berhenti mengkonsumsi obat pelangsing. Hingga berbilang tahun ia masih tidak menginginkan operasi karena letak Myom nya yang di dalam rahim, tidak ada satu dokterpun yang bisa menjamin rahimnya bisa di selamatkan.

Pada tahun 2018 perkembangan Myom itu semakin besar, perutnya membuncit laiknya wanita hamil 9 bulan, jodohpun enggan menghampiri dan ia semakin sesak dan kewalahan karena ukuran perutnya, saran keluarga dan teman-teman lakukan operasi baru kemudian Therapi Herbal, ia masih bimbang karena semua dokter kandungan tempat ia memeriksa selalu mencak-mencak marah ; "Kenapa penyakit dipelihara" dll.

Lalu ada dokter baik hati yang menyarankan untuk periksa ke dokter kandungan senior di Rs. Ibnu Sina Padang, dan secercah harapan beliau sematkan. Insya Allah bisa rahimnya diselamatkan dan dengan semangat dia pun menuruti kehendak dokter dan melakukan operasi.

Subhanallah, myom dengan berat 6 kg sebesar helm balap itu berhasil dikeluarkan serta 2 bongkahan masing-masing dengan berat 100 gram dan Alhamdulillah rahimnya juga bisa diselamatkan.

Dari kisah di atas dapat kita simpulkan : "Jangan karena diet, malah akhirnya mendzholimi tubuhnya sendiri, jika ingin diet mendingan lakukan secara profesional".



You Might Also Like

0 Comments

Like us on Facebook